Friday, November 12, 2010

Aku Juga Bisa

Dunia tidak mengenalku, mereka jarang mendengar tentang keberadaanku, bahkan jika aku memperkenalkan diriku, mereka seakan tidak percaya bahwa aku adalah salah satu bagian dari mereka. Memang benar aku berbeda dari saudara-saudaraku bahkan sangat berbeda, aku hitam, rambutku keriting. Mereka sering menyebut aku terbelakang yang kadang membuat aku menjadi rendah hati, memang aku tidak seperti mereka yang mungkin lebih berpendidikan dariku, aku rasa mereka tidak lebih pintar dariku, hanya saja mereka punya kesempatan dan belajar duluan dariku, sedangkan aku, kemauan aku punya tetapi aku terhalang oleh kemampuanku yang terbatas, ah.. andai sang ayah memperhatikanku dan tidak memperhatikan mereka saja, mungkin karena aku berbeda, apa aku ini anak tiri?

namaku Papua, sekarang aku adalah anak termuda setelah saudaraku bungsuku pergi meninggalkan keluarga kami, tetapi aku tidak dimanja selayaknya anak bungsu yang selalu di manja, ayahku sangat sibuk dan berada sangat jauh dariku, ia berada lebih dekat ke saudara tuaku, bahkan saudara tuaku sudah sangat maju di banding aku, aku bangga dengannya sebagai kebanggan terhadap keluarga tetapi terkadang aku iri padanya, aku juga ingin sepertinya, "ayah berikanlah aku kesempatan!".